Firehouse - Love of a Lifetime
I guess the time was right for us to say
We'd take our time and live our lives together day by day
We'll make a wish and send it on a prayer
We know our dreams can all come true with love that we can share
With you I never wonder - will you be there for me
With you I never wonder - you're the right one for me
Chorus:
I finally found the love of a lifetime
A love to last my whole life through
I finally found the love of a lifetime
Forever in my heart, I finally found the love of a lifetime
With every kiss our love is like brand-new
And every star up in the sky was made for me and you
Still we both know that the road is long
(But) we know that we will be together because our love is strong
Chorus
Download Link Music
Mintalah Kebahagiaan
Kebanyakan orang tidak berbahagia karena mempunyai persyaratan macam-macam akan kebahagiaannya. Ini diilustrasikan dengan seorang bapak yang tekun berdoa namun selalu meminta-minta kepada Tuhan.
Suatu saat Tuhan berkata: “Saya jenuh mendengar permintaan-permintaanmu. Sekarang kuberi kesempatan mengajukan 3 permintaan saja. Lebih dari itu tidak akan Kukabulkan.”
Dengan penuh gembira si bapak minta agar ia dibebaskan dari istrinya yang cerewet, singkatnya supaya istrinya meninggal dunia. Permintaan itu dikabulkan sesuai dengan janji Tuhan.
Mendengar istrinya meninggal, banyak tetangga berkunjung dan memuji-muji kebaikan istrinya yang meninggal itu. Si bapak menyesal karena tidak menyadari kebaikan istrinya dan ia minta agar Tuhan menghidupkannya kembali. Itulah permintaan kedua. Dan Tuhan mengabulkan, istrinya hidup kembali.
Si bapak masih punya satu kesempatan untuk memohon yang pasti akan dikabulkan. Tapi ia selalu ragu-ragu, apa yang terbaik, karena itu permintaan terakhir. Kawan-kawannya menganjurkan agar ia minta kekayaan karena dengan itu ia akan memperoleh apa saja yang lain di dunia ini. Kawan lain, mengatakan apa gunanya kekayaan, kalau tidak sehat. Minta saja kesehatan. Yang lain lagi mengatakan apa gunanya sehat kalau harus mati juga pada suatu hari nanti, mintalah keabadian. Si bapak bingung dan tidak dapat mengajukan permintaan apa-apa, sehingga suatu hari Tuhan kembali menyapanya: “Mana permintaanmu yang ketiga?” Ia mengatakan kebingungannya dan minta nasehat Tuhan. Sambil tersenyum Tuhan berkata: “Mintalah kebahagiaan, tak peduli apa pun yang terjadi.”





0 comments:
Poskan Komentar